Cara Memperbaiki Error Struktur Data Webmaster Tools yang Perlu Blogger Ketahui

Posted on 1 views

 Mediababe.net – Cara mengatasi error struktur data di webmaster tools sering kali di abaikan oleh blogger atau pengembang blog. Error ini sebenarnya rentan sekali terjadi diakibatkan oleh kita sebagai blogger menggonta-ganti template pada blog. Banyak blogger awam belum mengerti mengenai struktur data, struktur data ini sebenarnya adalah hal yang sangat penting karena memperbaiki struktur data di webmaster tools ini di halaman web sudah dilibatkan kedalam struktur kode. Istilah hal ini disebut dengan Schema Markup.

Cara Memperbaiki Error Struktur Data Webmaster Tools yang Perlu Blogger Ketahui

Tahukah kamu apa tujuan kode schema markup pada kode halaman html? nah pada dasarnya ketika kita menyisipkan sebuah kode schema markup pada html tujuannya adalah untuk memudahkan robot pencarian seperti google, yahoo dan bing di dalam memahami isi atau maksud apa yang terdapat pada halaman blog yang telah kamu kelola.

Semua mesin pencarian memiliki aturan penulisan struktur data atau schema markup yang sama karena sebuah halaman blog/web harus memiliki standar penulisan yang khiusus maka dari itu schema markup yang digunakan adalah salah satu aturan penulisan yang sudah banyak digunakan dan ini merupakan hasil dari kolaborasi perusahaan mesin pencarian raksasa terpopuler di dunia seperti misalnya saja google, bing, yandex dan yahoo.

Saat ini, website atau blog-blog sudah banyak menggunakan schema markup pada struktur kodenya. Bahkan hal ini juga tidak digunakan oleh refrensi mesin pencarian saja melainkan media sosial terpopuler juga sudah menggunakannya seperti media sosial Twitter, facebook dan Google Plus (+) yang menggunakan struktur data schema markup untuk informasi yang pada saat itu pengguna internet melakukan share atau bagikan ke salah satu media sosial tersebut.

Agar schema markup blog/website kita berfungsi dengan baik dan benar maka kamu harus memastikan bahwa semua struktur data schema markup kamu pada halaman blog yang dikelola tidak memiliki satu pun error yang terjadi agar struktur datanya tertata dengan rapi, baik dan benar. Lantas bagaimana cara mengetahui struktur data schema markup pada blog agar tertata dengan baik? Simak caranya pada berikut ini.

Cara Mengecek Struktur data Schema markup Blog

Nah untuk mengecek dan mengetahui eror atau tidaknya struktur data schema markup pada halaman blog kamu bisa menggunakan tools gratis dari disediakan oleh google ini. Caranya sangat mudah silahkan kamu masuk ke halaman berikut ini.

Kemudian masukanlah alamat blog kamu, terserah kamu boleh memasukan alamat halaman utama atau halaman posting pada halaman tertentu. Apabila ada kesalahan atau error pada halaman tertentu maka tools tersebut akan memberikan detail apa saja yang eror pada struktur data schema markup blog kamu. Berikut ini adalah gambar uji coba yang telah kami lakukan sewaktu mengecek struktur data sebuah blog.

Sewaktu pengecekan pada blog tersebut terdapat error di dalamnya, Seperti gambar diatas ada eror yang terjadi di bagian blogposting jika kita klik maka akan terdapat banyak kesalahan seperti yang tertera pada gambar ini. Jumlah kesalahan struktur data pada schema markup bisa kita lihat pada gambar diatas.

Jumlah kesalahan struktur data pada schema markup

Itu artinya struktur data schema markup pada blog kamu harus diperbaiki. Lalu bagaimana cara mengatasi Kesalahan struktur data schema markup pada blog?. Berikut ini adalah cara memperbaiki struktur data schema blog kamu agar tidak terjadi error pada halaman blog.

Cara Memperbaiki Kesalahan Struktur Data Schema Markup pada Blog

Pada dasarnya error pada struktur data schema markup ada berbagai jenis, error yang tampil pada blog kamu bisa saja berbeda dengan error di blog lainnya maka dari itu jika kamu menemukan error data seperti diatas, maka kamu bisa menanganinya dengan tips pada berikut ini.

1. Cara Mengatasi Error Struktur Data Schema markup di bagian “Website”

Apabila di halaman blog kamu terlihat adanya error di bagian website maka cara memperbaikinya adalah dengan menambahkan kode di bawah ini tepat dibawah kode <head>. Kamu boleh letakan kode itu dimana saja yang terpenting adalah di bawah kode <head> atau di atas kode </head>.

<b:if cond=’data:blog.pageType != &quot;error_page&quot;’>
<script type=’application/ld+json’>{ &quot;@context&quot;: &quot;http://schema.org&quot;, &quot;@type&quot;: &quot;WebSite&quot;, &quot;url&quot;: &quot;<data:blog.homepageUrl/>&quot;, &quot;potentialAction&quot;: { &quot;@type&quot;: &quot;SearchAction&quot;, &quot;target&quot;: &quot;<data:blog.homepageUrl/>?q={search_term}&quot;, &quot;query-input&quot;: &quot;required name=search_term&quot; } }</script>
</b:if>

 2. Cara Memperbaiki Error Struktur Data Schema Markup dibagian “Author”

Kesalahan terjadi pada Author ini biasanya terjadi ketika kita mengganti template atau menambahkan admin baru pada blog maka dari itu nama author atau penulis bisa kita isikan penulis yang bersangkutan. Jika kesalah error schema markup blog kamu menampilkan kesalahan pada author maka cara mengatasinya adalah mencari kode seperti di bawah ini.

<b:if cond=’data:post.authorProfileUrl’>
    <a class=’g-profile’ expr:href=’data:post.authorProfileUrl’ rel=’author’ title=’author profile’>
        <data:post.author/>
    </a>
<b:else/>

Kemudian ganti kode struktur data tersebut dengan kode yang tertera pada berikut ini.

<b:if cond=’data:post.authorProfileUrl’>
    <span class=’fn’ itemprop=’author’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/Person’>
        <meta expr:content=’data:post.authorProfileUrl’ itemprop=’url’/>
        <a class=’g-profile’ expr:href=’data:post.authorProfileUrl’ rel=’author’ title=’author profile’>
            <span itemprop=’name’><data:post.author/></span>
        </a>
    </span>
<b:else/> 

3. Cara Mengatasi Error pada “datePublished” dan “dateModified”

Pada dasarnya untuk error yang ada pada Struktur data ini yakni schema markup di item “datePublished” harus diisi dengan tanggal atau waktu penerbitkan artikel tersebut, sedangkan untuk schema markup pada item dateModified bisa kita isi dengan tanggal modifikasi yang dilakukan pada artikel tersebut. Apabila pada dalam halaman artikel blog kamu menampilkan kesalahan pada bagian tanggal penerbitan artikel maka kita bisa sisipkan datePublished dan dateModified pada kode HTML untuk tanggal artikel tersebut.

<time class=’timestamp-link’ expr:content=’data:post.timestampISO8601′><data:post.timestamp/></time>

Kemudian ganti kode tersebut dengan kode di bawah ini.

<time class=’timestamp-link’ expr:content=’data:post.timestampISO8601′ itemprop=’datePublished dateModified’><data:post.timestamp/></time>

4. Cara Memperbaiki error pada struktur data “Image”

Untuk Nilai yang ada pada struktur data schema markup property “image” disini kita diharuskan untuk gambar agar berisikan url gambar, nah apabila di dalam artikel disisipkan image, maka url atau link pada gambar tersebut bisa kita gunakan untuk nilai property “image”.
Silahkan untuk mengatasi hal tersebut maka kamu cari kode di bawah ini:

 <article class=’post hentry’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’>


Kemudian ganti kode di atas dengan kode yang ada di bawah ini :

<article class=’post hentry’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’>
<b:if cond=’data:post.firstImageUrl’>
<div itemprop=’image’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’https://schema.org/ImageObject’>
<meta expr:content=’data:post.firstImageUrl’ itemprop=’url’/>
<meta content=’320′ itemprop=’width’/>
<meta content=’172′ itemprop=’height’/>
</div>
</b:if>

Untuk kode di atas tersebut bisa kamu tambahkan atau letakan dimana saja pada bagian artikel tapi hal tersebut harus berada tetap pada lingkup tag HTML dengan itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’
Kode diatas dimaksudkan isi dari nilai “image” tersebut kita isikan dengan url gambar pertama yang kamu sisipkan pada artikel atau postingan/web blog kamu, Nilai untuk kode itemprop=’width’ dan itemprop=’height’ bisa kamu ganti. Ukuran gambar juga harus sesuaikan dengan nilai ukuran gambar yang ada pada halaman postingan blog kamu.
Jika berhasil menggunakan cara diatas maka struktur data schema markup pada blog kamu untuk kode di atas akan kelihatan seperti gambar di bawah ini:

5. Cara Mengatasi Error struktur data “name” dan “headline”

Selain eror yang terjadi seperti error diatas ada juga error yang terjadi pada struktur data “name” dan “headline”, item property “name” dan juga “headline”  kita gunakan untuk itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’, namun hal ini juga bisa kita isi dengan Judul artikel postingan yang bersangkutan, cara mengatasinya adalah dengan cara berikut ini.
Silahkan kamu cari tag HTML yang digunakan untuk merakup judul artikel postingan blog kamu, misal error ini terjadi pada tag title di blog kami seperti berikut ini:

<h1 class=’post-title entry-title’>
    <b:if cond=’data:post.link or (data:post.url and data:blog.url != data:post.url)’>
        <a expr:href=’data:post.link ? data:post.link : data:post.url’><data:post.title/></a>
    <b:else/>
        <data:post.title/>
    </b:if>
</h1>

Setelah kamu temukan kode tersebut silahkan ganti kode tersebut dengan kode di bawah ini :

<h1 class=’post-title entry-title’ itemprop=’headline name’>
    <b:if cond=’data:post.link or (data:post.url and data:blog.url != data:post.url)’>
        <a expr:href=’data:post.link ? data:post.link : data:post.url’><data:post.title/></a>
    <b:else/>
        <data:post.title/>
    </b:if>
</h1>

6.Cara Mengatasi Error struktur data “publisher”

Hal ini sebenarnya berbeda dengan author. Lalu Apa yang dimaksud dengan itu publisher? dan apa bedanya dengan author ? Publisher adalah pemegang sah dan mempunyak akses lebih paten dan penerbit dari keseluruhan postingan sedangkan author adalah penulis artikel pada blog yang publisher kelola.
item property “publisher” harus menggunakan itemtype=’https://schema.org/Organization’ atau itemtype=’https://schema.org/Person’, dan item type ini memiliki sub item property, name dan logo.
Untuk mengisi property ini kami biasanya menggunakan nama blog dan logo blog.
Cara mengatasinya adalah dengan cara, silahkan kamu cari tag html yang memiliki item type seperti ini “itemtype=’http://schema.org/BlogPosting'” 
Misal untuk blog kami memiliki kode seperti di bawah ini:

<div class=’post hentry’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’>

Tambahkan di bagian bawah kode menjadi:

<div class=’post hentry’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’>
<span itemprop=’publisher’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’https://schema.org/Organization’>
    <meta expr:content=’data:blog.title’ itemprop=’name’/>
    <span itemprop=’logo’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’https://schema.org/ImageObject’>
        <meta content=’http://www.jungle-folk.blogspot.com‘ itemprop=’url’/>
        <meta content=’146′ itemprop=’width’/>
        <meta content=’146′ itemprop=’height’/>
    </span>
</span>    

yang di blok adalah link yang di dapat dari URL logo blog, silahkan kamu ubah url tersebut dengan url gambar untuk logo blog kamu. angka 146 diatas merupakan itemprop=’width’ dan itemprop=’height’ bisa kamu sesuaikan dengan ukuran logo blog yang kamu kelola.
Kode di atas sebenarnya bisa diletakan dimana saja namun harus tetap berada di lingkup tag html yang memiliki itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’ 

7. Cara Mengatasi Error Struktur data “mainEntityOfPage”

Item property “mainEntityOfPage” bisa kita isi dengan sebuah url atau creativeWork (webpage, article, dll) Jika memilih url, kita bisa mengisinya dengan url artikel blog yang bersangkutan, jika memilih creativeWork webPage, maka kita bisa menggunakan 

itemType=’https://schema.org/WebPage’ untuk tag HTML yang digunakan untuk item property tersebut.

Kita akan coba mengisi mainEntityOfPage dengan url artikel blog yang bersangkutan.
Jika kamu tidak menggunakan link untuk judul artikel maka silahkan cari kode:

<div class=’post hentry’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’>

kemudian tambahkan di bagian bawahnya menjadi:

<div class=’post hentry’ itemscope=’itemscope’ itemtype=’http://schema.org/BlogPosting’>
<meta expr:content=’data:post.url’ itemprop=’mainEntityOfPage’ />

Jika kebetulan judul artikel postingan kamu menggunakan link maka kamu bisa menambahkan itemprop=’mainEntityOfPage’ pada tag HTML untuk link tersebut polanya akan menjadi:

<h1><a itemprop=’mainEntityOfPage'</span> href=’xxx’>tittle</a></h1>

8.Cara supaya tampilan struktur data tidak error lagi

tambahkan  kode seperti dibawah ini tepat di bawah kode <head> atau diatas kode </head>:

<script type=’application/ld+json’>
{
  “@context”: “http://www.schema.org”,
  “@type”: “WebSite”,
  “name”: “nama kamu”,
  “alternateName”: “nama blog kamu”,
  “url”: “url blog kamu”
}
 </script>

Apakah Struktur data Schema Markup berpengaruh untuk SEO?

Menurut MOZ jika dikaitkan dengan seo sampai sekarang pengaruh skema markup pada peringkat hasil pencaian yang masih sedang diperdebatkan, masih dalam proses eksperimen dan sampai sekarang telah dilaporkan ada bukti yang meyakinkan bahwa kehadiran mark-up data dalam struktur halaman html blog kamu dapat meningkatkan peringkat kamu dalam hasil pencarian.

Tapi ada indikasi bahwa hasil pencarian potongan informasi yang terkandung dalam halaman blog schema.org dapat meningkatkan klik melalui menilai (RKPT), itu akan menjadi lebih menarik bagi pengguna lain, klik pada judul di hasil pencarian.

Update terbaru tentang informasi terbaru mengenai schema markup adalah pernyataan yang sama pada penguatan google bahwa sampai saat ini skema org tidak telah digunakan sebagai google peringkat faktor, tapi kemungkinan saya pikir secara pribadi skema org ada kemungkinan akan digunakan sebagai google peringkat faktor kemudian.

Apa keuntungan melibatkan struktur data schema markup pada kode HTML halaman blog? 

Meskipun tidak mempengaruhi seo, kehadiran schema markup saya pikir ini harus masih terlibat dalam struktur HTLM blog halaman, Google merekomendasikan blog memiliki sebuah schema struktur data markup untuk tujuan menjaga search engine lebih mudah menangkap maksud yang terkandung dalam halaman blog sehingga dapat dipahami. Tidak hanya sebagai karya tulisan saja, melainkan tetap pencarian mesin akan memahami apa tujuan dari setiap bagian dari teks dan gambar yang kita bagikan.

Dengan melibatkan struktur data baik, maka google indeks akan lebih cepat dan lebih baik, dan pencarian mesin akan mampu memberikan hasil dengan informasi yang lebih baik, dan bahwa berarti blog akan menjadi lebih mudah diakui, meskipun efek tidak instan kita dapat merasakan

Terutama bagi penayang adsense kita tahu bahwa kadang-kadang penolakan tidak google adsense adalah tidak jelas navigasi, ada penyebab adalah bahwa blog masih baru dan struktur data schema template markup yang digunakan tidak menyediakan kehadiran informasi blog navigasi pada halaman.

Mungkin hanya itu yang saya bagikan mengenai bagaimana tips cara untuk memperbaiki struktur data dengan lengkap. Semoga bermanfaat dan Terimaksih


Leave a Reply

Your email address will not be published.